|ATANG SENDJAJA
|AIR FORCE BASE

Danlanud Atang Sendjaja Tinjau Taman Bahagia Memorial Park dan Pengolahan Lahan Ketahanan Pangan
Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI A. F. Picaulima, melaksanakan peninjauan langsung ke Taman Bahagia Memorial Park, Bogor, Kamis (16/4/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Logistik, Kepala Pembinaan Mental, serta Kepala Seksi Fasilitas dan Instalasi.
Peninjauan ini difokuskan pada kondisi dan kesiapan lahan pemakaman yang diperuntukkan bagi keluarga besar TNI Angkatan Udara, khususnya warga Lanud Atang Sendjaja. Dalam kegiatan tersebut, Danlanud memastikan bahwa pengelolaan kawasan pemakaman berjalan dengan baik serta memenuhi aspek ketertiban, kerapihan, dan kenyamanan bagi para peziarah.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Taman Bahagia Memorial Park tidak hanya berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir, tetapi juga memiliki nilai historis sebagai bentuk penghormatan atas jasa para prajurit dan keluarga besar TNI AU. Oleh karena itu, penataan kawasan pemakaman perlu dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan berorientasi pada nilai penghormatan.
Seiring dengan itu, kawasan Taman Bahagia Memorial Park juga tengah direncanakan untuk pengembangan area kedepannya. Rencana tersebut mencakup perluasan dan penataan ulang lahan guna mengakomodasi kebutuhan jangka panjang, sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas dan tata ruang agar lebih tertib, representatif, serta selaras dengan fungsi kawasan sebagai tempat yang sakral dan penuh penghormatan.
Lebih lanjut, peninjauan ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan perbaikan maupun pengembangan fasilitas, mulai dari akses jalan hingga penataan area pemakaman agar lebih optimal. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga kesakralan lingkungan pemakaman.
Usai melaksanakan peninjauan di kawasan pemakaman, Danlanud bersama mitra melanjutkan kegiatan dengan meninjau pengolahan lahan ketahanan pangan yang berada di wilayah Lanud Atang Sendjaja. Lahan tersebut tengah diproyeksikan sebagai area perkebunan pisang dalam rangka mendukung program ketahanan pangan.
Dalam peninjauan tersebut, terlihat proses pengolahan lahan dilakukan dengan memanfaatkan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor bantuan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor. Penggunaan alsintan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan serta meningkatkan efisiensi kerja di lapangan.
Pengembangan lahan ketahanan pangan ini merupakan hasil kerja sama antara Lanud Atang Sendjaja dengan PT Alzahra Agrifoods Indonesia. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pemanfaatan lahan yang ada untuk kegiatan produktif yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung kemandirian pangan di lingkungan satuan.
Kedepan, lahan tersebut akan ditanami sejumlah varietas pisang unggulan bernilai ekonomis tinggi, di antaranya pisang Cavendish, Raja Bulu, dan Barangan. Pemilihan jenis pisang ini mempertimbangkan potensi pasar serta nilai jual yang kompetitif, sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjadi contoh pengelolaan lahan produktif di lingkungan TNI AU.


